STREET SWEETIES

powered by Demi Esok · a pilot project

One small business.
One second chance.
One step toward independence.

WHAT IS DEMI ESOK?

Today is where tomorrow begins.

Kami percaya kemandirian bukan sesuatu yang diberikan, melainkan sesuatu yang dibangun—bersama, sedikit demi sedikit.

Demi Esok hadir untuk membuka ruang, menciptakan kesempatan, dan berjalan bersama mereka yang sedang membangun penghidupan yang lebih mandiri.

Profil Penerima Manfaat

Asep “Topenk” — Perjuangan untuk Kembali Mandiri

Nama: Asep Panggilan: Topenk Usia: 45 tahun Asal: Cianjur

Asep, atau yang akrab dipanggil Topenk, adalah seorang perantau asal Cianjur yang sejak awal tahun 2000-an memilih Bandung sebagai tempat untuk membangun kehidupan dan mencari penghidupan.

Di Bandung, Topenk pernah merasakan bagaimana rasanya membangun usaha dari bawah hingga mencapai masa kejayaan. Pada sekitar 2007–2015, ia menjalankan Rock N Rebel Records, sebuah usaha distro dan clothing yang berfokus pada merchandise musik rock. Usaha tersebut sempat berkembang dengan baik dan memberikan penghasilan yang cukup untuk menghidupi keluarganya.

Namun, perjalanan tersebut tidak berlangsung selamanya.

Pada akhir 2015, usaha Topenk mengalami masalah manajemen dan pengelolaan internal. Sejumlah pegawai melakukan pencurian dalam jumlah besar, dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kondisi tersebut membuat usahanya tidak lagi mampu bertahan dan akhirnya harus berhenti beroperasi.

Kehilangan usaha menjadi titik balik yang berat bagi Topenk. Setelah itu, ia mencoba berbagai pekerjaan dan usaha untuk kembali bangkit. Ia sempat menjadi sopir truk pengangkut sayuran di Sukabumi, berjualan nasi uduk, hingga akhirnya memutuskan kembali ke kampung halamannya di Cianjur.

Di Cianjur pun perjuangannya tidak berhenti. Pada suatu waktu, rumah yang ditempatinya bersama keluarga terdampak gempa dan mengalami kerusakan berat hingga praktis tidak dapat lagi menjadi tempat tinggal yang layak. Dalam kondisi tersebut, Topenk kembali mencoba mencari jalan untuk bertahan.

Ia kemudian mulai menekuni pekerjaan sebagai perantara produksi konveksi. Dengan mengandalkan relasi yang masih dimilikinya sejak menjalankan usaha di Bandung, Topenk mencari berbagai proyek dan menghubungkan kebutuhan produksi dengan pihak-pihak konveksi yang mampu mengerjakannya.

Pada 2024, Topenk mengambil keputusan untuk membawa istri dan anaknya kembali ke Bandung. Ia berharap dapat memperoleh pekerjaan yang lebih permanen melalui salah satu relasi lamanya di bidang konveksi. Namun, kenyataan kembali tidak sesuai harapan. Berbagai proyek mengalami keterlambatan dan ketidakpastian pembayaran, sehingga penghasilannya kembali tidak stabil.

Untuk tetap memenuhi kebutuhan keluarga, istrinya kemudian bekerja sebagai asisten rumah tangga, sementara Topenk mengambil pekerjaan sebagai petugas cuci kendaraan di sebuah showroom mobil bekas milik suami dari majikan istrinya.

Dari seorang pengusaha yang pernah menjalankan bisnis dengan omzet besar, Topenk kini kembali berada pada posisi harus memulai dari bawah. Namun, yang belum hilang dari dirinya adalah keinginan untuk berdiri di atas kaki sendiri.

Karena pada akhirnya, hari esok bukan milik mereka yang tidak pernah jatuh. Hari esok adalah milik mereka yang terus memilih untuk bangkit.

Dan Topenk ingin menjadi salah satunya.

THE GOAL ISN'T JUST TO SELL. IT'S TO BUILD.

Street Sweeties adalah langkah pertama Topenk untuk kembali membangun penghidupan yang mandiri. Saat ini, Topenk masih berjualan sebagai asongan, dengan produk yang diperoleh dari pihak lain sehingga margin yang ia dapatkan masih terbatas.

Namun, berjualan bukan tujuan akhirnya. Tujuan jangka panjangnya adalah agar Topenk memiliki gerobak, produk, dan usaha yang sepenuhnya ia miliki dan kelola sendiri.

01 — Dana Transisi Kemandirian

Menopang kebutuhan dasar selama masa awal membangun usaha, sehingga Topenk tidak harus mengorbankan modal atau keberlangsungan usahanya hanya untuk memenuhi kebutuhan hari ini.

02 — Dana Usaha Mandiri

Mengumpulkan dana untuk gerobak, peralatan, modal produksi, dan kebutuhan lain yang akan membawa Topenk dari berjualan sebagai asongan menuju usaha yang sepenuhnya ia miliki dan kelola sendiri.

The goal isn't to keep Topenk selling. The goal is to help him build something he can call his own.

BE PART OF THE JOURNEY

Dukung perjalanan Topenk menuju kemandirian.

Setiap donasi akan digunakan untuk mendukung Dana Transisi Kemandirian dan Dana Usaha Mandiri, sesuai kebutuhan dan tahap perjalanan Street Sweeties.

Kami percaya dukungan publik harus disertai pertanggungjawaban. Perkembangan usaha dan penggunaan dana akan kami laporkan secara berkala melalui website Demi Esok.